Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat

Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat

Mahasiswa Program Doktor yang berasal dari lulusan Magister sekurang–kurangnya wajib mengambil 50 SKS dengan rincian Mata Kuliah Wajib Fakultas 12 SKS, Disertasi 28 SKS dan selebihnya Mata Kuliah Pilihan sesuai arah kompetensi disertasinya dengan bimbingan dari pembimbing akademiknya.

Visi, Misi, dan Tujuan Program Studi S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Visi program studi
Menjadi program studi doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat yang kokoh dan unggul dalam riset di Asia Tenggara yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Misi program studi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran jenjang S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat yang bermutu dan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa untuk mendapatkan pemimpin yang memiliki integritas diri dengan wawasan yang luas, profesional, dan memiliki kepekaan sosial.
  2. Memfasilitasi publikasi di bidang kesehatan masyarakat yang inovatif, berhasil guna, dan diakui di tingkat Asia Tenggara.
  3. Memfasilitasi penelitian yang dapat memberikan rekomendasi di tingkat nasional untuk dapat memecahkan masalah kesehatan demi tercapainya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

 Tujuan program studi

Menghasilkan doktor ilmu kesehatan masyarakat yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan masyarakat, berwawasan gender dan lingkungan dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat nasional, internasional, dan global. Di tingkat global telah disepakati kompetensi sarjana, Magister, dan Doktor di bidang kesehatan masyarakat. Berdasarkan kesepakatan global tersebut maka program studi doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat di FKM UI diarahkan memiliki kompetensi:

  1. Mampu mengembangkan pengetahuan kesehatan masyarakat dengan mengutamakan prinip pemberdayaan masyarakat dengan mempertimbangkan kearifan lokal melalui riset yang kreatif, original, dan teruji
  2. Mampu memberikan rekomendasi untuk perencanaan dan pengelolaan sumber daya serta perubahan perilaku guna menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat dengan menerapkan prinsip siklus pemecahan masalah melalui pendekatan interdisipliner dan kolaboratif.
  3. Mampu mengelola dan memimpin serta mengembangkan riset bidang kesehatan masyarakat dengan menerapkan prinsip berfikir sistem melalui komunikasi tim yang efektif.