Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gelar MKM)

Visi

Pada tahun 2015, program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKMUI menjadi program studi magister kesehatan masyarakat kelas dunia yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, serta menjadi pusat unggulan ilmu, teknologi kesehatan masyarakat di tingkat nasional, regional dan internasional.

Program ini dirancang dengan tujuan meningkatkan profesionalisme mahasiswa, sehingga mempunyai kemampuan yang tinggi dalam bidang kesehatan masyarakat, baik sebagai manajer, administrator, konsultan,pendidik maupun peneliti di lembaga pemerintahan maupun swasta.

Misi

  1. Mengembangkan dan menyediakan program pendidikan pascasarjana ilmu kesehatan masyarakat, untuk pasar dalam negeri dan regional maupun internasionaldalam berbagai konsentrasi/kekhususan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan masyarakat
  2. Menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi tinggi sebagai profesional kesehatan masyarakat, sebagai manajer/administrator, peneliti, pendidik atau konsultan dalam berbagai kekhususan dalam ilmu kesehatan masyarakat pada tingkat nasional maupun internasional
  3. Melakukan penelitian dan publikasi untuk memahami berbagai aspek problematika kesehatan masyarakat dan menghasilkan model pemecahan masalah kesehatan masyarakat sebagai darma bakti kepada masyarakat.

Tujuan

  1. Mampu melihat dan merumuskan masalah kesehatan di masyarakat, baik secara umum (masyarakat umum) maupun khusus (kelompok);
  2. Mampu membuat/memilih prioritas masalah yang akan dibuatkan pemecahannya;
  3. Mampu melaksanakan program pemecahan masalah yang telah direncanakan;
  4. Mampu memonitor dan mengevaluasi program yang sedang/telah dilaksanakan;
  5. Mampu melaksanakan penelitian ilmiah dan memakai hasil yang diperoleh untuk peningkatan program kesehatan masyarakat dan pengembangan ilmu kesehatan;
  6. Mampu bekerja sama dalam satu tim  dan menggalang partisipasi masyarakat untuk peningkatan kesehatan masyarakat yang berkesinambungan;
  7. Mampu meningkatkan kerja sama dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, lembaga pemerintahan dan swasta,lembaga internasional, serta berbagai universitas baik di dalam maupun di luar negeri.

Kekhususan pada Progam Studi Ilmu Kesehatan Masyrakat:

  1. Asuransi Kesehatan
    Kekhususan Asuransi Kesehatan menawarkan kemampuan memahami dasar - dasar asuransi kesehatan dan melakukan analisis masalah manajemen dan kebijakan asuransi kesehatan komersial dan sosial.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan Asuransi Kesehatan adalah: Kebijakan Kesehatan, Metodologi Penelitian, Ekonomi Kesehatan, Kepemimpinan Strategis dan Berpikir Sistem, Social Security, Asuransi dan Risiko, Managed Care, dan Asuransi Kesehatan Sosial di berbagai Negara.
     

  2. Biostatistika
    Mahasiswa diharapkan mampu merancang penelitian, mengelola, menganalisis data dan mengintepretasikan data penelitian dengan menggunakan metode Biostatistik, serta memanfaatkan informasi tersebut untuk menilai dan merancang model pemantauan evaluasi program kesehatan.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan Biostatistika adalah : Metodologi Penelitian Biostatistika, Analisis Data Kategorik, Analisis Data Rancangan Eksperimen, Analisis Survival, Seminar Biostatistika Lanjut, Manajemen dan Analisis Data Dasar, Pengukuran Skala Sikap/Skala dan Skor Pengukuran, Rancangan Sampel, Analisis Regresi Linier, dan Demografi Kesehatan.
     

  3. Ekonomi Kesehatan
    Pada program kekhususan ini dibahas konsep penerapan ilmu ekonomi di bidang kesehatan.prinsip-prinsip efisiensi, equity dan sustainability menjadi area telaah, sejalan dengan filosofi kelangkaan sumber daya dan prinsip kesehatan yang merupakan investasi serta hak masyarakat.

    Mata kuliah yang akan dikupas diantaranya adalah Kebijakan Kesehatan, Pengantar Ekonomi Kesehatan, Kepemimpinan Strategis dan Berpikir Sistem, Ekonomi Kesejahteraan, Evaluasi Ekonomi dalam Program Kesehatan, Manajemen Keuangan, Health Care Financing, dan Ekonometrik dalam Pelayanan Kesehatan.
     

  4. Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
    Mahasiswa yang mengambil kekhususan Epidemiologi Kesehatan Lingkungan akan mampu melakukan identifikasi, mengukur, memetakan perjalanan pajanan dari sumberpenyakit sampai ke manusia, dan menganalisis pengaruh faktor - faktor lingkungan (fisik, kimia dan biologi) terhadap gangguan kesehatan masyarakat dengan tujuan memberikan bukti - bukti ilmiah guna pengembangan pengendalian dampak kesehatan akibat perubahan lingkungan. Epidemiologi Kesehatan Lingkungan merupakan keterpaduan dari metode epidemiologi, gangguan kesehatan dan bio-markernya, pengukuran pajanan di lingkungan dan manusia dan strategi pemutusan rantai penyebaran pajanan.

    Mata Kuliah Wajib untuk Kekhususan ini adalah : Kesehatan Lingkungan, Mata Ajaran Praktik Lapangan (MAPL) Penelitian Epidemiologi Kesehatan Lingkungan,MAPL Evaluasi Program Kesehatan Lingkungan, Telaah Kritis Epidemiologi Kesehatan Lingkungan, Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah, Surveilans Kesehatan Lingkungan, Disain dan Analisis Epidemiologi,Kesehatan Lingkungan, MAPL Pencegahan Kejadian Luar Biasa dan Bencana Kesehatan Lingkungan, Analisis Risiko dan Dampak Lingkungan, Pencemaran dan Penyakit Berbasis Lingkungan, dan Metodologi Penelitian Epidemiologi Kesehatan Lingkungan.
     

  5. Farmako Ekonomi
    Kajian mengenai obat terbatas pada aspek manfaat dan efek samping obat.Namun, seiring dengan terjadinya peningkatan biaya obat di berbagai negara yang luar biasa dalam pelayanan kesehatan, maka kajian ekonomi dalam bidang farmasi menjadi tuntutan yang tidak terhindarkan.
    Mahasiswa yang mengambil kekhususan Farmako Ekonomi akan mampu melakukan analisis ekonomi obat dan sistem pengobatan, memberikan masukan pada penyusunan kebijakan obat serta mendisain formularium obat rumah sakit.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah : Kebijakan Kesehatan, Metodologi Penelitian, Ekonomi Kesehatan, Kepemimpinan Strategis dan Berpikir Sistem, Farmako Ekonomi, Quality of Life Assessment - Patient Reported Outcome, Pemodelan Farmako Ekonomi, Pharmacoeconomic Outcome Measurement, Farmasi Sosial, danPharmaceutical Marketing.
     

  6. Gizi Kesehatan Masyarakat
    Gizi merupakan salah satu area kunci dalam agenda kesehatan masyarakat yang mencakup promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.Peningkatan status gizi merupakan ukuran penting keberhasilan pembangunan suatu bangsa.Bertambah kompleksnya permasalahan gizi di Indonesia menumbuhkan pentingnya peningkatan kompetensi keahlian gizi dalam kajian kesehatan masyarakat yang memadai pula.

    Mahasiswa yang mengambil kekhususan Gizi diharapkan mempunyai keterampilan khusus dibidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu overnutrition (gizi lebih) versusundernutrition (gizi kurang).Selain itu, merekaakan mempunyai kemampuan untuk merencanakan dan mengevaluasi program gizi, baik di bidang Gizi Institusi maupun Gizi Kesehatan Masyarakat.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah: Metodologi Penelitian Gizi, Gizi Kesehatan Masyarakat, Energi dan Zat Gizi Makro, Zat Gizi Mikro, Gizi dan Penyakit, Analisis Program Masalah Gizi dan Kebijakan Pangan, Gizi Darurat, Promosi Gizi, dan Seminar Gizi.
     

  7. Kebijakan dan Hukum Kesehatan Masyarakat
    Kesehatan masih sering dianggap sebagai akibat proses pembangunan, bukan investasi yang harus dilakukan untuk transformasi menuju masyarakat yang lebih sehat, sehingga mempermudah proses pendidikan dan penyiapan SDM yang lebih produktif.

    Mahasiswa yang mengambil kekhususan ini akan mampu menganalisis aspek hukum dari kebijakan kesehatan, mengimplementasikan segi hukum dari kebijakan kesehatan, serta mendisain peraturan dan kebijakan kesehatan.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah : Kebijakan Kesehatan, Metodologi Penelitian, Ekonomi Kesehatan, Kepemimpinan Strategis dan Berpikir Sistem, Pengantar Ilmu Hukum, Metodologi Penelitian Hukum, Hukum Kedokteran, Hukum Kesehatan Masyarakat, Law for Public Officials: Pembuatan Peraturan Kesehatan, Hukum dan Bio-ethic, Analisis Kebijakan Kesehatan, Pembuatan Kebijakan Kesehatan, Metodologi Penelitian dan Evidence Based Kebijakan.
     

  8. Informatika Kesehatan
    Mahasiswa mampu melakukan analisis situasi kesehatan dengan menggunakan indikator atau dengan mengembangkan indikator kesehatan yang robust, menganalisis sistem informasi kesehatan, dan membangun basis data serta menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan aplikasi bagi kebutuhan program kesehatan.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah : Metodologi Penelitian Informatika Kesehatan, Analisis Sistem Informasi Kesehatan (SIK), Pemrograman Komputer Dasar, Pengembangan Jaringan Komputer, Sistem Informasi Geografis(SIG), Teknologi Internet, Rancangan SIK di Lapangan, Manajemen dan Analisis Data Dasar, Sistem Informasi Kesehatan, Pengembangan Indikator, Teori dan Aplikasi Pengumpulan Data, Rancangan SIK, dan  Sistem Manajemen Basis Data.
     

  9. Kesehatan Lingkungan
    Kesehatan lingkungan berkepentingan dengan kondisi perubahan lingkungan terhadap kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh pajanan agen (fisik, kimia, biologi, dan radiasi) melalui wahana udara, air, makanan, vektor/binatang, manusia dan media lain di pemukiman, tempat kerja, tempat - tempat umum dan perjalanan.

    Mahasiswa yang mengambil kekhususan ini akan mampu melakukan identifikasi dan mengukur agen lingkungan; melakukan analisis alur perjalanan pajanan mulai dari sumbernya hingga pada masyarakat; dan mengembangkan strategi pengendalian untuk pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah: Kesehatan Lingkungan, Manajemen Sumber Daya Air, Manajemen Limbah Cair Industri/Domestik &Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Pengamanan Pangan dan Pencegahan Keracunan Makanan, Toksikologi Laboratorium Kesling, Epidemiologi Pencemaran Udara, Manajemen dan Audit Lingkungan/ISO 14000, Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah, Analisis Risiko dan Audit Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan Bencana dan Tanggap Darurat, dan Metodologi Penelitian Kesehatan Lingkungan.


     
  10. Kesehatan Reproduksi
    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah: Prinsip dan Teori Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan dan Reproduksi Wanita, Safe Motherhood and Child Survival, Aspek Psikososial Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi Kesehatan Reproduksi, Metodologi Penelitian Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Reproduksi Lansia, Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Reproduksi Remaja, Penyakit Menular Seksual dan HIV/AIDS, dan Isu Terkini Kesehatan Reproduksi
     
  11. Manajemen Pelayanan Kesehatan
    Manajemen Pelayanan Kesehatan mempelajari aplikasi prinsip berbagai fungsi manajemen yang relevan pada organisasi kesehatan. Oleh karena itu mahasiswa yang mengambil kekhususan ini akan mampu mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan manajerial sesuai dengan keadaan dan tujuan yang hendak dicapai.

    Mata Kuliah Wajib untuk Kekhususan ini adalah: Kebijakan Kesehatan, Metodologi Penelitian, Ekonomi Kesehatan, kepemimpinan Strategis dan Berpikir Sistem, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, danEvidence BasedManajemen Pelayanan Kesehatan.
     

  12. Mutu Layanan Kesehatan
    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah: Manajemen Mutu Layanan Kesehatan, Standardisasi, Manajemen Strategis Mutu Layanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia untuk Mutu, Manajemen dan Penilaian Risiko, Pengembangan dan Perilaku Organisasi, Pemantauan dan Penilaian Mutu, Teknik - teknik Pengukuran dan Penelitian untuk Peningkatan Mutu, dan Proyek Peningkatan Mutu.
     
  13. Promosi Kesehatan
    Pengembangan keilmuan dibidang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku diarahkan kepada aspek konseptual dan aspek terapan, di antaranya  metode dan teknologi pendidikan promosi kesehatan serta bidang ilmu perilaku kesehatan dengan mempertimbangkan dan mengapresiasi aspek-aspek sosial budaya masyarakat.

    Mahasiswa yang mengambil kekhususan ini akan mampu menganalisis, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi berbagai strategi, metode dan teknik promosi  kesehatan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan masyarakat, yang mencakup advokasi bidang kesehatan masyarakat, pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan organisasi, Pengembangan dan pemanfaatan media di bidang kesehatan masyarakat, pengembangan jejaring dan kemitraan serta pemberdayaan masyarakat.

    Mata Kuliah Wajib untuk kekhususan ini adalah: Promosi Kesehatan Lanjut, Kesehatan Lingkungan, Perilaku Kesehatan Lanjut, Advokasi Promosi Kesehatan, Perencanaan dan Evaluasi Promosi Kesehatan, Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat, Aspek Sosiobudaya Kesehatan, Metodologi Penelitian Promosi Kesehatan, Manajemen dan Analisis Data Dasar, dan Seminar Magister.