Pendahuluan
Meningkatnya masalah-masalah yang timbul akibat transisi epidemiologi di bidang gizi, pesatnya pertumbuhan industri pangan, jumlah dan tuntutan mutu institusi pelayanan gizi dan makanan disamping peningkatan prevalensi penyakit baik infeksi maupun degeneratif yang berakar pada kurarng gizi sejak masa kehamilan, dan timbulnya masalah obesitas sejak usia dini meningkatkan beragam problematika gizi kini dan akan datang sehingga memerlukan penanganan yang profesional.
Untuk dapat mengatasi masalah-masalah gizi kini dan akan datang tersebut, yang berarti juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia yang masih terpuruk, diperlukan tenaga sarjana gizi yang mampu mengelola program gizi dan kesehatan baik di bidang institusi maupun masyarakat mulai dari perencanaan hingga evaluasi dengan dilandasi pemahaman teoritis yang kuat.
Kebutuhan terhadap sarjana di bidang gizi baik (dari kualitas yang prima maupun kuantitas) terlihat dari kecenderungan peningkatan jumlah peminat bidang studi gizi di FKM UI yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan bahkan menjadi hampir 100% pada tahun 2007 dibanding dengan tahun sebelumnya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut mulai tahun 2008 Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia membuka Program Studi Sarjana Gizi berdasarkan surat MWA UI No 191/MWA-UI/2007
Kompetensi
Lulusan program ini bergelar Sarjana Gizi (S.Gz). Gelar ini sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dari lulusan yaitu kemampuan untuk:
- Menguasai dasar dasar ilmiah, substansi dan ketrampilan dalam bidang gizi sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah gizi.
- Menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan di bidang gizi dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan tata kehidupan bersama
- Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang gizi sesuai dengan bakatnya dengan berpedoman pada pendidikan sepanjang hayat
- Berkarya di bidang gizi
- Membangun kehidupan di masyarakat yang bermoral dan beretika
Kurikulum
Penyelenggaraan perkuliahan dengan sistem kredit semester (SKS) dengan bobot total sebesar 144 sks yang mengacu pada kurikulum organisasi profesi dengan pengelompokkan sebagai berikut:
- Kelompok Biomedik
- Kelompok Ilmu Pangan
- Kelompok Ilmu Gizi
- Kelompok Ilmu Sosial
- Kelompok Ilmu Kesehatan Masyarakat
- Kelompok Riset
Diantara Mata Kuliah Wajib Program Studi dan Wajib Institusi adalah: Anatomi, Dasar Ilmu Gizi, Dasar Dietetik, Ilmu Pangan, Dasar-dasar Kulinari, Metabolisme Energi dan Zat Gizi Makro, Analisa Pangan, Dietetika Penyakit Degeneratif, Metabolisme Gizi Ibu Hamil, Epidemiologi Gizi, Pengendalian Mutu Makanan, Imunologi dan Gizi.
Prospek Kerja dan Lulusan
Sarjana Gizi lulusan Program Studi Gizi FKM UI dapat bekerja di pelbagai bidang seperti: Perencana Program Pangan dan Gizi di Lembaga Swadaya Masyarakat, International Non Government Organization, Puskesmas, Dinas Kesehatan kota , kabupaten dan propinsi; peneliti di lembaga penelitian gizi dan kesehatan; staf pengajar di institusi pendidikan pemerintah dan swasta, konsultan dan ahli gizi di bidang industri pangan & jasa makanan, termasuk catering rumah sakit dan klinik.
Profil Pengajar
Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat memiliki 17 dosen tetap: 1 orang guru besar (Professor), 9 orang bergelar Doktor (S3), 9 orang bergelar Magister (S2), 1 diantaranya sedang mengikuti studi doktor (S3). Disamping itu terdapat beberapa orang dosen luar biasa yang sangat kompeten dalam bidangnya. Staf pengajar tersebut lulusan dari pelbagai perguruan tinggi ternama baik dalam maupun luar negeri dengan berbagai bidang keahlian.