Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat (Gelar SKM)

I. Latar Belakang
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PSSKM UI) diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI).  FKM UI secara resmi berdiri pada tanggal 1 Juli 1965 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 153 Tahun 1965.  FKMUI merupakan fakultas ke tiga belas di lingkungan Universitas Indonesia.  Berdirinya FKM UI pada tahun 1965 berlandaskan keinginan untuk mendidik dan menghasilkan tenaga-tenaga di bidang Kesehatan Masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mampu menangani masalah bidang Kesehatan Masyarakat di Indonesia.

Berdasarkan kesepakatan antara Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan organisasi profesi bahwa tujuan berdirinya PSSKM UI adalah  menghasilkan sarjana (S1) yang memiliki jati diri dan ciri kompetensi yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan masyarakat serta mampu mendukung program pembangunan kesehatan di Indonesia melalui kebijakan khususnya di bidang kesehatan masyarakat. 

1.1 Visi Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat   
Menjadi program studi unggul dalam menghasilkan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang  mampu berperan aktif dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat pada tingkat global,  melalui proses pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat  pada tahun 2015.

1.2 Misi Program Studi

  1. Melaksanakan program pendidikan kesehatan masyarakat yang menekankan pada kemampuan memecahkan masalah kesehatan masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam era globalisasi
  2. Mengupayakan kegiatan penelitian yang mempunyai kontribusi pada kemajuan ilmu dan  tekonologi di bidang kesehatan masyarakat
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat di instansi pemerintah dan swasta dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang kesehatan masyarakat secara global.
  4. Mendidik generasi yang unggul, kreatif, inovatif, memiliki wawasan global, memiliki kompetensi di bidang kesehatan masyarakat, dan memiliki kepedulian terhadap permasalahan kesehatan masyarakat.

1.3 Tujuan Program Studi

  1. Menghasilkan lulusan bermutu tinggi dalam bidang kesehatan masyarakat yang dibutuhkan oleh masyarakat, industri, kebutuhan profesional dan kebutuhan scientific 
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu melakukan:
    1. Identifikasi determinan sosial budaya
    2. Kemampuan untuk melakukan kajian dan analisis di bidang kesehatan (Analysis and Assessment)
    3. Kemampuan untuk merencanakan dan mengembangkan kebijakan (Policy development and program planning)
    4. Kemampuan untuk melakukan komunikasi efektif (Communication)
    5. Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (Community dimensions of practice)
    6. Kemampuan untuk memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (Basic public health sciences)
    7. Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana (Financial planning and management/Resource)
    8. Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistem (Leadership and systems thinking/total system)
  3. Menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang memiliki kontribusi pada kemajuan ilmu kesehatan masyarakat
  4. Mengupayakan relevansi kurikulum dan peningkatan mutu proses pembelajaran kesehatan masyarakat
  5. Menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi perubahan global dengan menguasai keahlian di bidang kesehatan masyarakat yang berlandaskan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

 

II. Gambaran Umum Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat
UI (Universitas Indonesia) berdiri sejak tahun 1849.  Pada awal berdirinya UI hanya mempunyai satu cabang keilmuan yaitu Ilmu Kedokteran.  UI terus mengalami perkembangan keilmuan. Hingga saat ini UI mempunyai sejumlah disiplin ilmu yang tercakup dalam tiga rumpun keilmuan yaitu:

  1. Rumpun Ilmu Sains dan teknologi (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik dan Ilmu Komputer)
  2. Rumpun Ilmu Sosial humaniora (Fakultas Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial Politik, Psikologi dan Ilmu Budaya)
  3. Rumpun Ilmu Kesehatan (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Ilmu Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat.
  4. Ketiga rumpun keilmuan diatas dijabarkan kedalam keilmuan program studi yang berjumlah 13 fakultas dan satu program vokasi.

Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu program studi yang berada di bawah naungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitasi Indonesia.  Berikut ini kami informasikan mengenai spesifikasi Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat.  Spesifikasi program studi merupakan ringkasan singkat tentang tampilan  program studi dan kompetensi mahasiswa yang dicapai setelah mengikuti program studi. Informasi lebih rinci mengenai kompetensi,  hasil belajar, metode pengajaran, materi perkuliahan, pembelajaran dan metode penilaian masing-masing mata kuliah dapat ditemukan dalam buku katalog, www.dialog.ui.ac.id, SIAK NG (Sistem Informasi Akademi New generation)  dan dokumentasi program lainnya.  Keakuratan informasi dalam dokumen ditinjau oleh oleh Badan Penjaminan Mutu Akademik dan  Direktorat  Pengembangan Akademik UI.

Insititusi: Universitas/Fakultas

Universitas Indonesia/Fakultas Kesehatan Masyarakat

Keterangan Akreditasi oleh Badan Profesional

Akreditasi A

Nama Penghargaan Akhir/gelar

SKM (Sarjana Kesehatan Masyarakat), B.PH

 

(Bachelor of Public Health)

Nama Program Studi                                                   

Sarjana Kesehatan Masyarakat

Profil Lulusan

Sarjana kesehatan masyarakat yang mampu melakukan telaah analitis, berkomunikasi efektif, berfikir secara sistem, dan mampu mengelola intervensi untuk  memecahkan masalah kesehatan masyarakat

Persyaratan Program

  • Mata Kuliah Wajib Universitas                      : 18 sks,
  • Mata Kuliah Wajib Rumpun Ilmu Kesehatan  : 16 sks
  • Mata Kuliah Wajib fakultas                           : 14 sks
  • Mata Kuliah Wajib Program Studi                 :  62 sks
  • Tugas Akhir                                                 : 4 sks,
  • Mata Kuliah peminatan                                 : 30 sks,

Total Satuan Kredit Semester

      144 sks

Kompetensi

 

 

  1. Mampu melakukan kajian dan analisis (Analysis and     Assessment)
  2. Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (Basic   public health sciences)
  3. Mampu merencanakan dan mengembangkan kebijakan (Policy development and program planning)
  4. Mampu melakukan komunikasi    efektif (Communication)

 

  1. Mampu merencanakan dan mengelola sumber dana   (Financial planning and management/Resource)
  2. Mampu mengidentifikasi    determinan sosial budaya (Cultural competency/local wisdom)
  3. Mampu melakukan pemberdayaan masyarakat (Community dimensions of practice)
  4. Mampu memimpin dan berfikir sistem (Leadership and systems thinking/total system)

 

III.  Kriteria Penerimaan Mahasiswa Program Sarjana Kesehatan Masyarakat
Siswa yang telah lulus SMA dan telah mengikuti  lolos seleksi penerimaan Program Studi Sarjana kesehatan Masyarakat.  Jalur penerimaan Program Studi Sarjana di UI terdiri dari tiga  jalur yaitu lulus seleksi SNMPTN (Sistem Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) undangan, lulus ujian SBMPTN  dan lulus ujian SIMAK UI (Sistem Masuk UI).  Informasi mengenai sistem penerimaan program studi dapat dilihat melalui https://penerimaan.ui.ac.id.

IV. Daftar Rujukan Internal dan Eksternal Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat

  1. Undang-Undang Perguruan Tinggi No 12 tahun 2012
  2. Kerangka Kerja Kualifikasi Nasional level 6
  3. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  4. Peraturan Rektor Universitas Indonesia No: 2198/SK/R/UI/2013 tentang Penyelenggaraan Program Sarjana di Universitas Indonesia.  Tentang Struktur Kurikulum
  5. Badan penjaminan Mutu Akademik UI
  6. Unit Penjaminan Mutu Akademik FKM UI
  7. Internal monitoring: EDOM, umpan balik dosen
  8. External monitoring : studi pelacakan lulusan dan  umpan balik pengguna lulusan
  9. Dokumen Akreditasi

V.  Strategi Pembelajaran Dalam rangka Mencapai Hasil Yang Maksimal
Program studi menggunakan SKS (satuan kredit semester) sebagai ukuran beban studi mahasiswa, ukuran keberhasilan usaha belajar mahasiswa, ukuran untuk menyelesaikan suatu program studi, dan ukuran beban pengajaran bagi dosen. Cara menghitung ukuran sks adalah satu sks perkuliahan terdiri dari 1 jam tatap muka, 1-2 jam tugas terstruktur, 1-2 jam tugas mandiri.

Metode pengajaran bervariasi, tetapi pada prinsipnya adalah student center learning, terdiri dari tatap muka, diskusi, tugas-tugas, praktikum di laboratorium dan di lapangan (wilayah kerja puskesmas),  problem based learning (PBL), collaborative learning (CL), experiential learning (EL), Question Based Learninig (QBL), Case Based Discussion (CBD) dan bermain peran. Beberapa mata kuliah mengharuskan mahasiswa bekerja dalam kelompok, satu kelompok terdiri dari 5 orang.  Setiap kelompok diberi kesempatan untuk menyerahkan bukti kerja, melaporkan dan menyajikan  hasil kerjanya di kelas.  Pada akhir semester mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan penelitian ilmiah dengan bimbingan seorang dosen.

Pada setiap akhir semester mahasiswa akan memperoleh nilai dari setiap mata kuliah yang diikuti.  Penilaian dari suatu mata kuliah terdiri dari  tugas mahasiswa, penyajian hasil kerja, laporan hasil kerja, kuis, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester.

Jadwal perkuliahan dilaksanakan dalam semester, satu semester terdiri dari 14-16 sesi (minggu).  Mahasiswa wajib hadir di kelas minimal kehadiran 75%.

 

VI. Struktur Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat
Mahasiswa dinyatakan lulus Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat apabila telah:

  • menyelesaikan beban studi minimum 144 sks,
  • mempunyai indeks prestasi kumulatif ≥2,74,
  • menyelesaikan kuliah praktek lapangan.
  • menyelesaikan skripsi.

Setelah dinyatakan lulus oleh Program Studi mahasiswa akan menerima:

  • Ijazah,
  • Transkrip nilai,
  • Dokumen pendamping ijazah.

VII.  Kualitas Indikator
Dalam rangka menjamin mutu pengajaran. Badan Penjaminan mutu UI mempunyai indikator untuk mutu suatu program studi.  Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat mengacu pada indikator tersebut, yang terdiri dari penjaminan mutu: landasan ideal, manajemen mutu akademik, kurikulum dan mahasiswa, dosen, prasarana dan sarana akdemik, penelitian dan pengabdian masyarakat.

VIII. Pendukung Pembelajaran

8.1  Fakultas
Pada hari pertama mahasiswa diterima di Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, mahasiswa akan memperoleh informasi mengenai struktur manajemen fakultas, departemen, program studi, kurikulum, laboratorium dan fasilitas pendukung lainnya pada program studi.  Pada semester pertama, Mahasiswa dapat langsung mempunyai pembimbing akademik, pembimbing akademik bertugas memantau perkembangan akademik dan non akademik mahasiswa setiap semester.  Mahasiswa dapat berkomunikasi dengan pembimbing akademik melalui telepon, pesan singkat, SIAK NG, email, atau bertemu langsung dengan perjanjian. 

Setiap semester, fakultas, departemen dan program studi secara bersama-sama mengelola proses belajar mengajar mahasiswa.  Pengelolaan proses belajar mengajar terdiri dari pengelolaan kelas, penetapan penanggung jawab mata ajar, penyusunan buku rancangan pengajaran/silabus, sistim penilaian, dan lain-lainl.

8.2  Universitas
Setelah mahasiswa diterima pada Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat mahasiswa berhak mempunyai NPM dan kartu mahasiswa, mempunyai akses ke SIAK NG (kalender akademik, jadwal perkuliahan, Isian rencana Studi, indeks prestasi kumulatif, kode mata kuliah, nama mata kuliah, beban sks mata kuliah, nama pengajar mata kuliah), memperoleh kata sandi untuk dapat mengakses internet di lingkungan kampus, memperoleh buku pedoman peraturan akademik UI dan fasilitas pendukung lainnya yang ada di UI.  Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui : www.ui.ac.id/id/profile

IX.  Metode Untuk Mengevaluasi dan Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, setiap awal semester program studi mengadakan rapat rutin membahas materi kuliah dan metode pangajaran.  Evaluasi perkuliahan dilakukan setiap semester melalui EDOM (evaluasi dosen oleh mahasiswa), setiap tahun program studi dapat mengadakan perubahan kecil dengan persetujuan Dekan, Senat  Akademik Fakultas, dan disyahkan oleh Rektor UI.  Setiap lima tahun, program studi akan ditinjau ulang oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, dan akan mendapat surat keterangan mengenai status dari program studi.

X. Spesifikasi Program informatif, dikomunikasikan dan Tersedia Bagi Pemangku Kepentingan
Kompetensi dan struktur kurikulum tertuang dalam buku katalog atau dapat diakses melalui www.dialog.ui.ac.id. Setiap tahun kompetensi dan struktur kurikulum pada program studi diumumkan kepada mahasiswa, staf pengajar, staf kependidikan, dan pemangku kepentingan lainnya.