Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat (Gelar SKM)

Pendahuluan  

Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat UI diperuntukkan bagi siswa/praktisi yang ingin meraih gelar S1. Program Sarjana dibagi menjadi dua:

  1. Sarjana Reguler. Peserta Program Sarjana Reguler merupakan lulusan setara SMA yang lulus maksimal 3 (tiga) tahun selepas SMA. Untuk dapat diterima menjadi mahasiswa Program Sarjana Reguler peserta harus mengikuti dan lulus ujian seleksi baik melalui jalur SNMPTN Undangan, SNMPTN Tulis, maupun Simak UI.
  2. Sarjana Ekstensi. Peserta Program Sarjana Ekstensi adalah lulusan Program Diploma III baik dari bidang kesehatan maupun non kesehatan. Peserta kemudian harus mengikuti dan lulus ujian seleksi SIMAK UI.

Visi

Menjadi program studi unggul dalam menghasilkan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang  mampu berperan aktif dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat pada tingkat global,  melalui proses pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat  pada tahun 2015.

Misi

  1. Melaksanakan program pendidikan kesehatan masyarakat yang menekankan pada kemampuan memecahkan masalah kesehatan masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam era globalisasi
  2. Mengupayakan kegiatan penelitian yang mempunyai kontribusi pada kemajuan ilmu dan  tekonologi di bidang kesehatan masyarakat
  3. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat di instansi pemerintah dan swasta dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang kesehatan masyarakat secara global.
  4. Mendidik generasi yang unggul, kreatif, inovatif, memiliki wawasan global, memiliki kompetensi di bidang kesehatan masyarakat, dan memiliki kepedulian terhadap permasalahan kesehatan masyarakat.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan bermutu tinggi dalam bidang kesehatan masyarakat yang dibutuhkan oleh masyarakat, industri, kebutuhan profesional dan kebutuhan scientific 
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu melakukan:
    1. Identifikasi determinan sosial budaya
    2. Kemampuan untuk melakukan kajian dan analisis di bidang kesehatan (Analysis and Assessment)
    3. Kemampuan untuk merencanakan dan mengembangkan kebijakan (Policy development and program planning)
    4. Kemampuan untuk melakukan komunikasi efektif (Communication)
    5. Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (Community dimensions of practice)
    6. Kemampuan untuk memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (Basic public health sciences)
    7. Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana (Financial planning and management/Resource)
    8. Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistem (Leadership and systems thinking/total system)
  3. Menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang memiliki kontribusi pada kemajuan ilmu kesehatan masyarakat
  4. Mengupayakan relevansi kurikulum dan peningkatan mutu proses pembelajaran kesehatan masyarakat
  5. Menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi perubahan global dengan menguasai keahlian di bidang kesehatan masyarakat yang berlandaskan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

1. Sarjana Reguler

Mahasiswa Program Sarjana Reguler sekurang–kurangnya wajib mengambil 144 SKS yang terdiri dari 40% Mata Kuliah Wajib Universitas dan Fakultas dan 60% Mata Kuliah Wajib Peminatan dan Pilihan.

Adapun peminatan yang dibuka untuk SKM adalah sebagai berikut;

Biostatistika
Mahasiswa diharapkan mampu dan terampil merancang penelitian, mengelola, dan menganalisa data penelitian dengan menggunakan metode biostatistik serta mampu menginterpretasikan hasil penelitian tersebut. 

Epidemiologi
Mahasiswa diharapkan mampu merancang, memantau, dan menilai pelaksanaan program kesehatan dengan pendekatan kuantitatif serta mampu mengukur besaran masalah kesehatan setempat dan mencari hubungannya dengan faktor yang akan berguna dalam penanggulangannya.

Informatika Kesehatan
Mahasiswa mampu melakukan analisis situasi kesehatan dengan menggunakan indikator-indikator kesehatan, menganalisis sistem informasi kesehatan dan membangun basis data serta menggunakan teknologi informasi untuk kebutuhan program kesehatan.

Kesehatan Lingkungan
Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, mengukur, memetakan perjalanan pajanan mulai dari sumbernya hingga ke masyarakat, menganalisis dan melakukan pengendalian terhadap bahaya lingkungan fisik, kimia, dan biologi dengan tujuan pencegahan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Kesehatan Reproduksi
Mahasiswa diharapkan mampu menguasai siklus pemecahan masalah dengan efektif terhadap masalah-masalah kesehatan reproduksi, yang meliputi identifikasi, menyusun prioritas masalah, memilih masalah yang perlu diintervensi dan memilih metode intervensinya serta mampu mengelola suatu program kesehatan reproduksi dengan efisien dan efektif, yaitu merencanakan, melaksanakan, memantau dan mengevaluasi program kesehatan reproduksi.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Mahasiswa diharapkan mampu menguasai dasar-dasar ilmiah, pengetahuan serta metodologi dalam bidang keahlian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sehingga mampu melakukan pengelolaan bahaya dan risiko K3 serta merumuskan cara penyelesaian masalah K3 baik di institusi maupun pada masyarakat.

Manajemen Asuransi Kesehatan
Mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan dan keahlian dalam mengelola asuransi kesehatan baik dalam bentuk tradisional maupun managed care.

Manajemen Informasi Kesehatan
Mahasiswa mampu mengelola dan menganalisis data rekam medis sebagai dasar pengambilan keputusan di pelayanan kesehatan serta mengembangkan electronic health record.

Manajemen Pelayanan Kesehatan
Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen pelayanan program kesehatan masyarakat dan dapat mengevaluasi program tersebut.

Manajemen Rumah Sakit
Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan melaksanakan manajemen rumah sakit serta dapat mengevaluasi program dan kegiatan manajerial rumah sakit.

Mutu Layanan KesehatanMendidik mahasiswa pada bidang mutu layanan kesehatan untuk dapat bekerja di institusi kesehatan dan rumah sakit serta bidang trend setter teori, konsep, paradigma, tools, dan aplikasi mutu layanan kesehatan.

Promosi Kesehatan
Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi berbagai strategi pendidikan kesehatan serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menggunakan metode-metode ilmu perilaku dan pendidikan kesehatan, dalam upaya memecahkan masalah kesehatan.

2.    Sarjana Ekstensi

Bagi calon peserta yang telah memiliki ijazah Diploma III baik di bidang kesehatan maupun non kesehatan dapat melanjutkan pendidikan tingkat sarjana di FKM UI. Jumlah kredit minimal yang harus diambil oleh mahasiswa Program Sarjana Ekstensi ditentukan oleh jumlah mata kuliah yang dapat disetarakan berdasarkan materi perkuliahan pada transkrip diploma masing-masing mahasiswa.

 

Adapun peminatan yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

1.      Biostatistik
2.      Informatika Kesehatan
3.      Manajemen Informasi Kesehatan
4.      Epidemiologi
5.      Manajemen Asuransi Kesehatan
6.      Manajemen Pelayanan Kesehatan
7.      Manajemen Rumah Sakit
8.      Kesehatan Lingkungan
9.      Kesehatan Reproduksi
10.    Keselamatan dan Kesehatan Kerja
11.    Mutu Layanan Kesehatan
12.    Promosi Kesehatan
13.    Bidan Komunitas (program khusus kerjasama dengan Depkes RI)